TRI BRATA

Posted by Radenmas Dody On 12 - 03 - 12

KAMI POLISI INDONESIA 1. BERBAKTI KEPADA NUSA DAN BANGSA DENGAN PENUH KETAKWAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA. 2. MENJUNJUNG TINGGI KEBENARAN, KEADILAN DAN KEMANUSIAAN DALAM MENEGAKKAN HUKUM NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG BERDASARKAN PANCASILA DAN UNDANG-UNDANG 1945. 3. SENANTIASA MELINDUNGI, MENGAYOMI DAN MELAYANI MASYARAKAT DENGAN KEIKHLASAN UNTUK MEWUJUDKAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN.

CATUR PRASETYA

Posted by Radenmas Dody On 12 - 03 - 12

SEBAGAI INSAN BHAYANGKARA, KEHORMATAN SAYA ADALAH BERKORBAN DEMI MASYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA, UNTUK .... 1. MENIADAKAN SEGALA BENTUK GANGGUAN KEAMANAN 2. MENJAGA KESELAMATAN JIWA RAGA, HARTA BENDA DAN HAK ASASI MANUSIA 3. MENJAMIN KEPASTIAN BERDASARKAN HUKUM 4. MEMELIHARA PERASAAN TENTRAM DAN DAMAI

POLRI PELAYAN PRIMA ANTI KKN DAN ANTI KEKERASAN

Posted by Radenmas Dody On 12 - 03 - 12

Berusaha menjaga sikap Jujur dan Transparan dalam menjalankan tugas sebagai sosok penegak hukum dan berusaha menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia ini adalah untuk membangun karakter kepolisian menjadi pengayom dan pelayan masyarakat. Pelayan untuk memelihara keamanan, pelayan dalam rangka melindungi dan mengayomi, dan juga pelayan dalam penegakan hukum

8 KOMITMEN POLRI

Posted by Radenmas Dody On 12 - 03 - 12

1. Tuntaskan Konflik dengan Program Polmas dan Sinergi Polisionil; 2. Netral dan Independen dalam Pemilu 2014; 3. Akomodasi Komplain Masyarakat Sesegera mungkin di Satuan Polri terdepan secara berjenjang dan tuntas; 4. Pemimpin teladan, melayani, menjadi konsultan yang solutif, jamin kualitas kinerja, anti KKN dan kekerasan; 5. Utamakan peran, tugas dan tanggung jawab; 6. Akomodir Hak dan kewajiban bawahan untuk menolak perintah atasan yang melanggar; 7. Kedepankan hukum, tanggung jawab, kehormatan dan integritas; 8. Berdayakan pengawas eksternal yang independen dan masyarakat

Saturday, December 20, 2014

FORUM SILATURAHMI DALAM RANGKA SINERGI POLISIONAL KEMENTERIAN / LEMBAGA


Dalam rangka membentuk komunikasi, silaturahmi serta memperlancar demokrasi di lingkungan Kementerian dan Lembaga (K/L), Keluarga besar Srena Polri pada hari Kamis (18/12) melaksanakan Forum Silaturahmi yang dihadiri Sesmenko, Sekjen, Sesmen, Sestama, Kasum TNI, Asrena AD/AL/AU, Asrena Polri 2014 di Rupatama Mabes Polri.
Asrena Kapolri Irjen Pol. Tito Karnavian, M.A., Ph.D selaku tuan rumah dalam acara ini mengatakan, pertemuan yang dilaksanakan tiap bulan ini mempunyai banyak manfaat yaitu sebagai ajang berdiskusi, menjalin silaturahmi, mempererat tali persaudaraan antar lembaga negara.

Acara tersebut dihadiri oleh Kapolri, Wakapolri, Pejabat Utama Mabes Polri dan Keluarga besar Satker Srena Polri.

Thursday, December 18, 2014

PENANDATANGANAN MoU POLRI DENGAN KEMITRAAN




Sejauh ini, kinerja Polri lekat dengan persepsi dan tidak jarang mengalahkan fakta. Akibatnya masyarakat masih menilai Polri berdasarkan isu-isu tertentu, misalnya Polri secara kelembagaan yang dianggap korup, ini dibuktikan oleh hasil survey yang dilakukan oleh Partnership tahun 2002 dan 2008, maupun TI di tahun 2013, hasilnya menunjukkan bahwa Polri masih konsisten menjadi lembaga terkorup di republik ini. Pun dengan survey integritas KPK tahun 2009 menunjukkan bahwa nilai Polri masih rendah. Padahal faktanya masih ada anggota Polri yang jujur, dan tidak korupsi, di sisi lain, penilaian yang dilakukan oleh pemerintah, banyak yang telah dicapai Polri. Berdasarkan penilaian PMPRB Kemen PAN-RB tahun 2014, Polri mendapat nilai 60,60 dan masuk kategori baik. Nilai AKIP Polri juga masuk ketegori baik dengan nilai 65,10 dan berada di peringkat 42 dari 82 Kementerian/Lembaga. BPK juga memberikan predikat Wajar Tanpa Pengecualitan (WTP) kepada Polri terkait audit keuangan tahun 2014.


Fakta berbeda ini menunjukkan bahwa selama ini penilaian Polri hanya berdasarkan isu-isu tertentu, belum menggambarkan kebijakan strategis dan kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme Polri. Hal ini menjadi tantangan bagi lembaga Polri, terlebih salah satu fokus pemerintahan baru adalah mewujudkan Polri yang profesional, untuk itu diperlukan pengukuran kinerja yang mampu menjawab kebutuhan Polri sekaligus menjawab tuntutan masyarakat secara komprehensif dan berbasis data (evident based). Polri bersama Partnership (Kemitraan Bagi Pembaruan Tata Pemerintahan) telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk melakukan pengukuran kinerja melalui Indeks Tata Kelola Kepolisian (ITK) Republik Indonesia.

Hal ini seperti disampaikan oleh Asrena Kapolri, Irjen Pol. Drs. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. “Berdasarkan perintah Kapolri, mulai tahun 2015 akan dilakukan penilaian Reformasi Birokrasi Polri (RBP) ke Satuan Kerja (Satker) di bawah, Mabes (Markas Besar) menilai Polda (Kepolisian Daerah), dan Polda menilai ke Polres (Kepolisian Resort).” Pengukuran ini nantinya dapat digunakan sebagai bagian dari implementasi anggaran berbasis kinerja di Polri. “Hasil penilaian akan digunakan sebagai basis memberikan reward and punishment kepada Kasatker, termasuk juga dalam persetujuan anggaran yang diusulkan.”


Asrena Kapolri juga menyebut bahwa inti dari program RBP adalah implementasi tata kelola manajemen internal Polri yang transparan dan akuntabel, dan penyelenggaraan pelayanan publik yang prima. Dengan ITK, dapat diketahui sejauh mana tata kelola Polri secara internal, maupun pelayanan publik Polri kepada masyarakat selaku eksternal.

Contact Form

Name

Email *

Message *

 

ยช Salam Reformasi's Template. Powered by Blogger.

RBPOLRI's by Radenmas Dody.